Surat Merah Untuk Presiden

Assalamualaikum wr. wb, pak Presiden. Saya harap bapak menjawab salam saya, mengingat bapak adalah sosok yang religius -saya hanya tahu dari semboyan partai Anda yang nasionalis dan religius- juga santun dalam penuturan. Santun itu pula yang Bapak tunjukkan ketika Bapak mengadakan tanya jawab dengan rekan-rekan pers. Satu pertanyaan satu jawaban dan tak boleh ada...