Arsip Tag: renungan

Catatan Kunjungan B.J. Habibie ke Garuda Indonesia

Mungkin tulisan ini sudah sering teman-teman baca di internet. Tapi sengaja saya copy ke blog saya ini hanya sebagai catatan..

Pada usianya 74 tahun, mantan Presiden RI, BJ Habibie secara mendadak mengunjungi fasilitas Garuda Indonesia didampingi oleh putra sulung, Ilham Habibie dan keponakannya, Adri Subono, juragan Java Musikindo. Kunjungan beliau dan rombongan disambut oleh President & CEO, Bapak Emirsyah Satar disertai seluruh Direksi dan para VP serta Area Manager yang sedang berada di Jakarta.

Dalam kunjungan ini, diputar video mengenai Lanjut membaca

Wanita, Akal Setipis Rambutnya

Jangankan lelaki biasa,
Nabi pun terasa sunyi tanpa wanita..

Tanpa mereka, pikiran dan perasaan lelaki akan resah,
masih mencari walau ada segalanya..

Apa yang ada didalam surga,
namun Adam tetap rindukan Hawa..

Dijadikan wanita daripada tulang rusuk lelaki yang bengkok,
untuk diluruskan oleh lelaki..
Tetapi seandainya lelaki itu tidak lurus,
mana mungkin kayu yang bengkok menghasilkan bayang yang lurus.

Luruskanlah wanita dengan jalan yang ditunjuk oleh Allah,
karena mereka diciptakan sebegitu rupa oleh Allah.

Didiklah mereka dengan panduan dariNya..

Jangan coba menjinakkan mereka dengan harta,
karena nantinya mereka semakin liar..

Jangan hiburkan mereka dengan kecantikan,
kerana nantinya mereka semakin derita..

Kenalkan mereka kepada Allah,
Dzat yang kekal..
Disitulah puncak kekuatan dunia..

Akal setipis rambutnya tebalkan ia dengan ilmu..

Hati serapuh kaca kuatkan dengan iman..

Perasaan selembut sutera hiasilah dengan akhlak..

Suburkanlah ia karena dari situlah nantinya mereka akan lihat nilai dan keadilan Rabbnya..

Bisikkan ke telinga mereka bahwa kelembutan bukan satu kelemahan..
Ia bukan diskriminasi Allah..

Sebaliknya, disitulah kasih dan sayang Allah..

Wanita yang lupa akan hakikat kejadiannya pasti tidak akan terhibur,
dan tidak akan menghibur..

Tanpa iman, ilmu dan akhlak mereka tidak akan lurus,
bahkan akan semakin membengkok..

Itulah hakikatnya, andai wanita tidak kenal Rabbnya..

Bila wanita menjadi durhaka,
pasti dunia lelaki akan menjadi huru hara..

Lelaki pula jangan mengharapkan ketaatan semata,
tapi binalah kepimpinan..

Pastikan sebelum wanita menuju Ilahi,
pimpinlah diri kepadaNya..
Hambakan diri kepada Allah,
niscaya akan jinaklah segala galanya dibawah pimpinanmu..

Janganlah mengharapkan isteri semulia Fatimah Az Zahra,
jika dirimu tidak sehebat Ali..

4 Situasi

Dalam hidup ini, kita dapat merangkum berbagai situasi dalam menghadapi sesama kita menjadi 4:

  1. Jika kita menghadapi orang yang lebih pintar dari kita. Maka itu adalah saat dimana kita menimba ilmu darinya.
  2. Jika kita menghadapi orang yang sama pintarnya dengan kita. Maka itu adalah saat dimana kita saling bertukar pikiran dengannya.
  3. Jika kita menghadapi orang yang lebih bodoh dari kita. Maka itu adalah saat dimana kita memberikan ilmu kita kepadanya.
  4. Dan jika kita menghadapi orang bodoh namun banyak bicaranya. Maka itu adalah saat bagi kita untuk diam.

4 Hal Sebelum Tidur

Rasulullah berpesan kepada Aisyah ra : “Ya Aisyah jangan engkau tidur sebelum melakukan empat perkara, yaitu :

1. Sebelum khatam Al Qur’an,
2. Sebelum membuat para nabi memberimu syafaat di hari akhir,
3. Sebelum para muslim meridloi kamu,
4. Sebelum kaulaksanakan haji dan umroh.”

Bertanya Aisyah :
“Ya Rasulullah…. Bagaimana aku dapat melaksanakan empat perkara seketika?”

Rasul tersenyum dan bersabda : “Jika engkau tidur bacalah : Al Ikhlas tiga kali seakan-akan kau mengkhatamkan Al Qur’an. Membacalah sholawat untukKu dan para nabi sebelum aku, maka kami semua akan memberi syafaat di hari kiamat. Beristighfarlah untuk para muslimin maka mereka akan meredloi kamu. Dan, perbanyaklah bertasbih, bertahmid, bertahlil, bertakbir maka seakan-akan kamu telah melaksanakan ibadah haji dan umroh”.