Kyocera ECOSYS M2535dn – Scan to Shared Folder / SMB

Tulisan ini adalah catatan panduan setting untuk fungsi scan to SMB di Kyocera ECOSYS M2535dn. Karena bagi saya yang baru pertama kali berhadapan dengan Kyocera, setting scan to SMB di Kyocera ini relatif lebih ribet daripada merek kompetitornya, hehe..

Di catatan kali ini, kita akan mengatur agar M2535dn dapat melakukan scan dokumen dan menyimpan file hasil scan langsung ke shared folder di Windows. Untuk shared directory di NAS, kurang lebih sama. Tinggal menyesuaikan saja.

Sebelum memulai, ada prasyarat yang harus dipenuhi:

  1. Unit M2353dn sudah terhubung ke network dengan pengaturan IP yang benar.
  2. PC juga sudah terhubung ke network dan dapat berkomunikasi dengan unit M2535dn (verifikasikan dengan ping).

Kita mulai. Langkahnya secara umum seperti berikut:

  1. Membuat user
  2. Membuat shared folder
  3. Setting di mesin M2535dn

Membuat User

Kenapa harus membuat user?
Bagi saya sih untuk mempermudah manajemen aja. Karena Kyocera mensyaratkan kolom username & password di SMB setting tidak boleh kosong. Padahal, tidak semua PC memiliki user yang terpassword. So, kita buat user baru saja, sebuah user dengan username “scan” dan password “scan”.

  1. Buka User Manager (Run ⇒ lusrmgr.msc).
  2. Klik kanan di folder User ⇒ New User.
  3. Isi username, password, dan confirm password.
  4. Uncheck “User must change password at next logon”, dan check “User cannot change password” dan “Password never expires”.
  5. Klik [Create] kemudian [Close].

Membuat Shared Folder

Setelah membuat user, kita lanjutkan dengan membuat shared folder untuk menampung file-file hasil scan.

  1. Buat folder dimana saja Anda kehendaki.
  2. Klik kanan pada folder baru tersebut ⇒ Properties. Klik tab Sharing.
  3. Klik [Advanced Sharing].
  4. Check “Share this folder“. Klik [Permissions].
  5. Klik [Add]. Ketikkan “scan”, tekan [Enter↵].
  6. Pada “Permissions for scan”, check Change.
  7. Klik [OK].

Setting di mesin M2535dn

Untuk mengisikan informasi SMB di mesin M2535dn agak berbeda dengan beberapa merek lain. Di mesin ini, informasi SMB disimpan dalam sebuah address book. Sehingga memungkinkan beberapa target SMB dalam satu mesin. Disini saya merasa bingung pada awalnya. Karena pengalaman saya dengan beberapa merek lain, setting SMB dilakukan di general setting, sehingga hanya dapat memiliki satu target SMB.

Setting mesin M2535dn lebih mudah dilakukan via web interface-nya.

  1. Akses alamat IP mesin M2535dn dan login ke Kyocera Command Center RX dengan username dan password default Admin (case sensitive).
  2. Cek Function Setting ⇒ Scan to Folder. Pastikan status SMB dalam keadaan “On“.
  3. Buka Address Book ⇒ Machine Address Book. Klik [Add].
  4. Beri nama, dan isikan informasi SMB:
    • Alamat IP.
    • Port biarkan default.
    • Path (nama shared folder yang telah kita buat pada langkah kedua).
    • Username dan password yang telah kita buat pada langkah pertama.
  5. Setelah mengisi informasi SMB, klik [Test] untuk menguji apakah pengaturan yang kita buat sudah benar atau belum. Jika tidak ada masalah, maka akan muncul status Connection OK.

Scan to SMB in Action

Kalau urusan dengan shared folder dan setting di mesin M2535dn sudah selesai, sekarang saatnya action.

  1. Pada Operation Panel di mesin M2535dn, tekan [Send].
  2. Lalu tekan [Address Book]. Pilih nama address book yang telah kita buat di atas. Tekan [OK].
  3. Pilih SMB/IP address, lalu tekan [OK].
  4. Lalu tekan [Start] untuk memulai proses scanning.
  5. Setelah selesai, akan ada file baru di shared folder kita.

Sekian. Semoga bermanfaat. 🙂