Running PHP-MySQL Application on IIS

Tidak seperti XAMPP/LAMP yang sudah sepaket berisi Apache web server & MySQL database, menggunakan web server yang tidak dikemas dalam sebuah paket seperti IIS, Apache (standalone), Nginx, Lighttpd, membuat kita perlu menginstall komponennya sendiri-sendiri.

Jika kita ingin menjalankan aplikasi PHP-MySQL di IIS, maka langkah-langkahnya secara umum akan seperti berikut:

  1. Install IIS
  2. Install PHP
  3. Install MySQL

Step 1: Instalasi IIS

Jika Anda belum menginstall IIS, bisa menyimak tutorial sederhananya di:
http://blog.elhashif.net/2011/09/instalasi-iis-internet-information-services/

Step 2: Instalasi PHP

Sebelum melakukan instalasi PHP, sebaiknya kita install dulu PHP Manager for IIS untuk memudahkan pengelolaan PHP di IIS.

Instalasi PHP Manager for IIS

  1. Buka http://phpmanager.codeplex.com/
  2. [Penting!] Jika komputer yang Anda gunakan adalah 32bit, Anda bisa langsung klik tombol Download. Tapi jika komputer yang Anda gunakan adalah 64bit, Anda sebaiknya menuju ke tab Downloads, lalu mendownload yang versi x64.
  3. Buka file executable yang telah terdownload, dan klik Next

  4.  Anda harus menyetujui semua persyaratan untuk melanjutkan instalasi.. xD
  5. Tunggu, dan klik Close bila telah selesai
  6. Anda akan menjumpai ikon PHP Manager di IIS

Setelah selesai instalasi PHP Manager, kita lanjutkan dengan instalasi PHP.

Ada banyak cara untuk instalasi PHP di IIS. Bisa melalui Web Platform Installer, bisa juga dengan mengunduh secara manual & kita register di IIS dengan PHP Manager.

Anda bisa memilih salah satu dari 2 cara berikut ini:

Cara 1: Instalasi PHP melalui Web Platform Installer

  1. Buka http://php.iis.net/
  2. Klik Install PHP Now
  3. Klik Install Now
  4. Buka file executable yang telah selesai terdownload & tunggu.
  5. Klik Install

  6. Setujui aja. Klik I Accept. Cz kalo di-decline tutorial ini akan cukup sampai disini.. xD
  7. Tunggu proses download & instalasi
  8. Setelah selesai, klik Finish

Cara 2: Instalasi PHP Secara Manual

Terus terang saya pribadi lebih menyukai cara manual ini karena lebih memberikan kebebasan dalam memilih versi PHP yang akan saya install.

  1. Buka http://windows.php.net/download/
  2. Anda bebas mendownload versi PHP berapapun yang Anda butuhkan. Tapi sesuai saran PHP.net, pastikan Anda memilih yang Non Thread Safe (NTS) jika ingin menggunakan PHP di IIS dan pilihlah yang x86, karena versi x64 hanya bersifat experimental.
  3. Setelah didownload, Anda perlu membuat folder & mengekstrak file-file PHP secara manual ke direktori C:Program Files (x86)PHP (atau C:Program FilesPHP jika komputer Anda 32 bit).
  4. Run inetmgr, buka PHP Manager, dan klik Register new PHP Version
  5. Browse file php-cgi.exe di direktori tempat kita mengekstrak file-file PHP sebelumnya
  6. Setelah selesai, maka akan terlihat versi PHP muncul di PHP Manager

Menguji Instalasi PHP

Setelah diinstall, perlu diuji apakah si PHP telah menjalin hubungan kerjasama yang baik dengan si IIS.. 😀

Cara mengujinya mudah. Cukup dengan klik Check phpinfo() di PHP Manager, lalu klik OK. Jika muncul seperti pada screenshot dibawah ini, berarti instalasi PHP di IIS telah sukses.

Step 3: Instalasi MySQL

  1.  Download MySQL for Windows di http://dev.mysql.com/downloads/installer/
  2. Setelah terdownload, jalankan file executable-nya
  3. Klik Install MySQL Products
  4. Centang I accept the license terms dan klik Next
  5. Klik Execute untuk cek pembaruan MySQL & install versi terbarunya. Klik Next jika selesai
  6. Ada beberapa Setup Type MySQL, pilih sesuai kebutuhan Anda. Lalu klik Next
  7. Pada Check Requirements, klik Next
  8. Klik Execute untuk memulai proses instalasi
  9. Setelah selesai semua, klik Next
  10. Klik Next lagi pada Configuration Overview
  11. Nah, disini Anda perlu menspesifikasikan tipe konfigurasi MySQL:

    • Jika komputer digunakan untuk proses development, pilih Development Machine
    • Jika komputer difungsikan sebagai beberapa jenis server seperti web server, file server, database server, pilih Server Machine
    • Jika komputer secara khusus difungsikan hanya untuk MySQL server, pilih Dedicated Machine
  12. Kemudian masukkan password untuk root, lalu klik Next
  13. Biarkan default lalu klik Next
  14. Setelah konfigurasi selesai, klik Next
  15. Kemudian klik Finish

Setelah proses instalasi selesai, buka MySQL Workbench. MySQL Workbench ini adalah administration tool untuk MySQL. Kalau Anda terbiasa dengan XAMPP, MySQL Workbench ini sama fungsinya dengan PHPMyAdmin.

Tes Koneksi MySQL dengan PHP

Untuk melakukan pengujian koneksi, caranya sangat mudah. Anda bisa membuat file connection string sederhana dengan script seperti berikut ini:

<?php
//Membuat Koneksi
$koneksi=mysqli_connect("localhost","root","root_password");

//Cek Koneksi
if($koneksi)
	{
		echo"<h1>Koneksi ke MySQL menggunakan script PHP berhasil.</h1>";
	}
else
	{
		echo"<h1>Koneksi ke MySQL menggunakan script PHP gagal.</h1><br/>Informasi kesalahan:<br/>" . mysqli_connect_error();
	}
?>
  1. Copy atau ketik ulang script di atas pada notepad
  2. Ganti root_password dengan password yang Anda tetapkan pada langkah ke-12 saat instalasi MySQL
  3. Kemudian simpan dengan nama teskoneksi.php di direktori C:inetpubwwwroot yang merupakan direktori root IIS
  4. Buka browser dan jalankan http://localhost/teskoneksi.php

Jika semuanya lancar, maka akan muncul tulisan “Koneksi ke MySQL menggunakan script PHP berhasil“.

Akan tetapi, jika ada kesalahan pada connection string, maka akan muncul tulisan “Koneksi ke MySQL menggunakan script PHP gagal” disertai dengan keterangan kesalahan, sehingga Anda bisa memperbaiki kesalahan sesuai dengan keterangan yang muncul.

Sekian, jika ada yang ingin ditanyakan, jangan segan memberi komentar di bawah. In Syaa Allah, segera saya balas.

Semoga bermanfaat.. 🙂