Move to the Cloud

Setelah berpusing-pusing urusan dengan webhosting company, macem-macem lah masalahnya, akhirnya saya memutuskan untuk memigrasikan blog ini ke ‘awan’.

Saya memilih menggunakan ‘awan’ punya Microsoft, Windows Azure, karena dapat free Windows Azure MSDN Subscription. Selain itu juga karena salah satu aplikasi startup saya sudah jalan di Azure duluan. Jadi, sekalian dijadikan satu di satu wadah.

Sedikit tentang fitur Websites di Windows Azure

Di Windows Azure, ada 3 mode untuk fitur websites: Free, Shared, dan Reserved.

Pada mode Free & Shared, website berjalan di atas lingkungan multi-tenant. Artinya, sumber daya CPU, memory, dan network dipakai bersama-sama dengan website lain. Perbedaannya, pada mode Free batasan penggunaan sumber dayanya lebih ketat, dan kita tidak bisa menggunakan custom domain. Kalau mode Shared, batasan penggunaan sumber dayanya tak begitu ketat, dan kita bisa menggunakan custom domain.

Sedangkan pada mode Reserved, website berjalan diatas lingkungan dedicated, dengan alokasi sumber daya CPU, memory, dan network yang khusus terdedikasi untuk website kita.

Oiya, di sini kita bisa jalankan website dengan bahasa apa aja. Mau PHP, ASP, ASP.NET, NodeJS, semua bisa jalan di Windows Azure.

Domain default untuk blog saya ini adalah elhashif.azurewebsites.net. Karena saya mencoba mode Shared, maka saya bisa memasang custom domain. Saat tulisan ini dibuat, domain saya masih dalam tahap propagasi. Jadi nunggu. Tapi jika nanti MSDN subscription saya sudah habis & nggak diperpanjang, mungkin saya akan kembali ke mode Free dengan domain elhashif.azurewebsites.net. Karena mode Shared & Reserved itu mbayar, hehehe.. 😀

Sekian..

Kalau ada yang ingin didiskusikan, komentar aja dibawah.. 🙂