Arsip Bulanan: Januari 2012

Mengaktifkan Akun Administrator pada Windows 7

Sebenarnya dalam Windows 7 ada akun administrator yang secara default memang dinonaktifkan. Dan untuk beberapa keperluan tertentu, kita bisa mengaktifkan akun administrator tersebut. Tentu saja sebenarnya sangat tidak disarankan untuk mengaktifkannya secara terus menerus. Jadi, setelah pekerjaan yang menggunakan akun administrator tersebut telah selesai, maka alangkah baiknya jika akun administrator tersebut kembali ditutup.

Sebenarnya ada beberapa cara untuk mengaktifkan dan menonaktifkannya. Bisa menggunakan Local Users and Groups Manager, Command Prompt, atau menggunakan Local Security Policy. Akan tetapi yang akan saya bahas disini adalah yang paling simpel, menggunakan Command Prompt.
  • Buka Command Prompt dengan administrator privilege (Start – ketik cmd – tekan CTRL+SHIFT+ENTER).

 

  • Klik OK di User Account Control window.
  • Ketik net user administrator /active:yes, lalu Enter.

 

 

  • Jika muncul kalimat The command completed successfully, berarti akun Administrator sudah aktif.
  • Coba log off atau switch user, maka nanti akan terlihat akun Administrator telah aktif.
  • Jangan lupa memberi password untuk akun Administrator.

 

 

  • Untuk menonaktifkannya, ketik net user administrator /active:no, lalu Enter.
  • Jika muncul kalimat The command completed successfully, berarti akun Administrator sudah dinonaktifkan.

 

Selamat mencoba 🙂

Depth-of-field (DOF) & DOF Preview Pada EOS 1100D

Hmm, lama sekali nggak menyentuh blog ini, hhee. Kali ini saya ingin menulis tentang Depth-of-field (DOF), dan bagaimana melakukan DOF preview di kamera Canon EOS 1100D, karena 1100D ini nggak punya dedicated DOF preview button. Sebelumnya, kita bahas tentang DOF dulu ya. 

Apa sih DOF itu?

Depth-of-field (DOF) dapat diartikan sebagai ruang tajam yang memisahkan foreground dan background. Semakin sempit ruang tajam, maka foreground akan semakin terpisah dari background, entah background-nya yang blur atau foreground-nya. Begitu pula sebaliknya, semakin luas ruang tajam, maka foreground akan menyatu dengan background, sama-sama tajam & tampak jelas.

DOF sempit (kiri), dan DOF lebar (kanan)
Pengaturan DOF dapat ditentukan dengan mengatur bukaan diafragma (aperture) lensa pada kamera. Diafragma ini berfungsi seperti pupil pada mata. Range bukaan tergantung dari lensa yang digunakan. Setiap lensa bisa memiliki range bukaan yang berbeda. Akan tetapi yang perlu diperhatikan disini adalah semakin kecil angka diafragmanya, semakin besar bukaannya. Dan semakin besar bukaannya, semakin sempit DOFnya. Begitu juga sebaliknya, semakin besar angka diafragmanya, semakin kecil bukaannya, semakin luas DOFnya


Tapi ada efek samping lain, yaitu semakin besar bukaannya, semakin besar intensitas cahaya yang masuk sehingga berpotensi over exposure. Dan semakin kecil bukaannya, semakin kecil intensitas cahaya yang masuk sehingga berpotensi under exposure. Untuk mengatasi hal ini, bisa dilakukan penyesuaian entah di ISO, atau shutter speednya, sesuai sikon dan selera fotografer.
Bukaan diafragma. Makin kecil angkanya, makin besar bukaannya, makin besar intensitas cahaya yang masuk.


DOF Preview Pada Canon EOS 1100D

Secara default, posisi bukaan diafragma pada lensa ada pada bukaan terbesarnya. Pada saat bukaan diafragma disetting, diafragma pada lensa tidak seketika menyesuaikan dengan settingan yang ditetapkan. Bukaan diafragma baru menyesuaikan settingan yang ditetapkan tepat pada saat tombol shutter ditekan. Jadi kita baru mengetahui hasil dari settingan diafragma kita pada saat melihat fotonya. Iya kalau kamera digital, bisa melihat hasil jepretan di LCD. Lha kalau kamera film gimana?



Inilah gunanya tombol DOF Preview pada kamera. Setelah kita setting besaran bukaan diafragma pada lensa, arahkan kamera ke subjek yang ingin dipotret, lalu tekan tombol DOF Preview. Maka akan terlihat, kira-kira nanti begitu hasil DOFnya. Dalam beberapa kasus mungkin akan terlihat lebih gelap. Itu karena kita menyetting bukaan diafragmanya lebih kecil (angka lebih besar). Untuk itu, kita bisa melakukan beberapa penyesuaian dengan setting shutter speed, ISO, atau lampu flash.

Akan tetapi ada beberapa kamera yang tidak memiliki tombol DOF Preview. Seperti yang saya contohkan disini adalah Canon EOS 1100D. Lalu bagaimana caranya melakukan DOF preview pada 1100D?

Ada cara mudah untuk membuat kamera 1100D ini (atau kamera DSLR lain, menyesuaikan) memiliki fungsi DOF Preview, yaitu dengan membuat tombol SET menjadi fungsi DOF Preview. Caranya:
    1. Tekan tombol menu, cari Custom Function (C.Fn)
    2. Tekan tombol arah kanan terus sampai angka 8 (angka dalam kotak di kanan atas LCD)
    3. Tekan SET
    4. Pilih nomor 5 (Depth-of-field Preview)
    5. Tekan SET
    6. Selesai
Kalau sudah, maka tombol SET akan berfungsi seperti tombol DOF Preview. Tenang saja, ini nggak akan mengganggu operasional kamera lainnya kok.